Persiraja Bentuk Tim Seleksi Pelatih

348

BANDA ACEH, THEACEH.COM – Manajemen Persiraja Banda Aceh menggelar pertemuan terbatas membahas kompetisi Liga 2 musim 2019. Bertempat di pendopo Walikota Banda Aceh, rapat tersebut dihadiri oleh tokoh sepakbola Aceh, hingga para legenda Persiraja, Selasa (5/2) malam.

Dengar pendapat yang dipimpin langsung oleh Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam tersebut, akhirnya memutuskan untuk menghadapi musim 2019 Persiraja akan menyeleksi pelatih terlebih dahulu.

“Sekarang sudah ada kepastian, Liga 2 dimulai Juni. Kita akan seleksi pelatih secara resmi. Mulai hari ini kita buka, hingga 20 Februari 2019. Karena sebelumnya juga sudah banyak yang melamar via saya. Jadi ini sudah kita bentuk bagaimana mekanismenya,” ujar Nazaruddin Dek Gam.

Lanjutnya, pendaftaran pelatih Persiraja terbuka kepada siapapun yang punya keinginan untuk memajukan sepak bola Aceh. Lamaran berupa lisensi dan pengalaman melatih, bisa dikirimkan ke email persirajabandaaceh2017@gmail.com.

Dalam rapat itu, juga ditetapkan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman sebagai ketua tim seleksi pelatih bersama lima anggotanya. Aminullah Usman yang juga mantan manager Persiraja nantinya akan mempelajari bagaimana program kerja pelatih, yang tentunya sesuai dengan kebutuhan tim.

“Tentu saja ada penilaian kepada calon pelatih Persiraja. Misalnya, pelatih yang tidak bisa dibeli (oleh lawan). Dan mengetahui karakter pemain,” kata Aminullah Usman. Saat ini persyaratan bagi pelatih yang akan menangani tim Liga 2 adalah minimal berlisensi B AFC.

Setelah pendaftaran pelatih ditutup pada 20 Februari nanti. Selanjutnya akan dipertimbangkan siapa yang layak untuk melatih Laskar Rencong -Persiraja musim ini dan akan diperkenalkan ke publik pada 3 Maret 2019. Beberapa pelatih asing, nasional dan lokal juga sebelumnya dikabarkan sudah mendaftar.

Persiraja Tur Aceh 2019
Bukan hanya soal pelatih, Persiraja juga sudah memikirkan soal pemain yang akan memperkuat tim di kompetisi 2019. Sebelumnya Persiraja tidak bergerak karena kongres belum digelar, dan kini baru ada titik terang kapan kompetisi akan dimulai.

Manajemen Persiraja dalam rapat dengar pendapat tersebut menunjuk pelatih Akhyar Ilyas bersama Effendi HT (mantan asisten pelatih Aceh United) dan Azhari (mantan pelatih Kuala Nanggroe FC), untuk menggelar Persiraja tur Aceh 2019, sekaligus mencari pemain-pemain terbaik lokal Aceh untuk mengisi skuat Persiraja.

“Semua pemain lama (musim 2018) akan kita panggil dan berkumpul di Banda Aceh pada 25 Februari 2019, untuk seleksi kembali dan persiapan tur Aceh,” sambung Dek Gam. Selain pemain lama Persiraja, juga masuk tujuh nama eks Aceh United musim lalu, Ferry Komul, M Fairushi, Assanur Rijal Torres, Arianto, Ikhwani, Wahyudi dan Akilul.

Pemain-pemain tersebut akan menjadi tim bayangan Persiraja yang nantinya diputuskan nasibnya setelah penunjukan pelatih. “Dalam tur Aceh ini kita juga berharap dapat menjemput talenta-talenta lokal yang bisa menunjukkan kemampuannya saat menghadapi Persiraja,” pungkas Dek Gam.

Para pemain dari daerah dan yang sudah berada di tim saat ini, nantinya akan dilihat perkembangannya oleh pelatih Persiraja untuk diikat kontrak atau tidak. Dek Gam menegaskan, tidak ada pemain titipan di Persiraja, semua pemain yang dikontrak sesuai dengan kebutuhan pelatih.

Rapat yang berlangsung hingga tiga jam itu, juga dihadiri sejumlah tokoh sepak bola Aceh, legenda Persiraja, M Daan dan Bustamam, sekum Persiraja Rahmat Djailani, mantan pemain seperti Tarmizi, Dahlan Djalil, eks pengurus lama Persiraja, Asri Soelaiman, juga Ade Zulfadhli dan tokoh peduli Persiraja lainnya.[]